Pasar Malam Sekaten



Perayaan pasar malam Sekaten sekarang sudah tidak menjadi apa yang menjadi tujuan sekaten pada awal mula diadakannya. Sekaten sebetulnya adalah acara perayaan peringatan Hari lahirnya Nabi Muhammad SAW atau lebih dikenal dengan Maulid Nabi. Sehingga rangkaian di dalamnya terdapat nilai nilai yang tercermin dari rangakaian yanng ditutup dengan apa yang sekarang dinamakan pasar malam Sekaten. Ini ditandai dengan pengarakan berkah tumpeng raksasa dari hasil panen rakyat yang diarak dari keraton menuju Masjid Gedhe Kauman atau biasa disebut Grebeg Maulid. Grebegan dilakukan setelah pengarakan dua gamelan kraton yang diberi nama Kyai Nogowilogo dan Kyai Guntur Madu setelah keduanya dibunyikan.

Seiring perkembangan zaman, saat ini sekaten berkembang menjadi sebuah pasar malam yang didalamnya mulai jauh dari nilai-nilai budaya yang ada. Sekarang Pasar malam sekaten sudah berubah maknanya menjadi sebuah tempat hiburan. Padahal ayang diharapkan dari perayaan Sekaten adalah disana terkandung nilai nilai budaya khususnya kota Yogyakarta. Diharapkan pula perayaan sekaten juga dapat mengenalkan dan mempromosilkan potensi budaya kota Yogyakarta termasuk didalamnya pariwisata, hasil alam, seni, budaya, dan sebagainya.

Tapi kenyataannya sekaten sekarang sudah menjadi ladang untuk bisnis ladang para penjaja atau penjual barang atau jasa untuk meraup keuntungan yang berlipat-lipat. Ini terbukti dari jumlah stand atu lokasi yang berdiri jika dibandingkan dengan stand yang terkait dengan budaya dan instansi pemerintah sangat minim dibanding dengan stand dari produk produk nasional.

Oleh karena itu Sri sultan HBX pernah kecewa dengan penataan layout sekaten. Itu karena penentuan lokasi berbagai instansi pemerintah dan pameran hasil hasil alam kota Yogyakarta itu diletakan pada lokasi yang kurang strategis untuk disinggahi pengunjung. Sedang ada sebuah stand beberapa merk sepeda motor justru ditempatkan di lokasi lokasi yang cukkup strategis. Apa sebetulnya ini tidak terballik.

Kita berharap semoga pada perayaan Sekaten ke depannya lebih ditata ulang karena pasar malam Sekaten sudah menjadikan image yang dimiliki kota Yogyakarta. Selain itu melalui Psar Mlam Sekaten pula kota Yogyakarta menjadi lebih dikenal khalayak luas sebagi kota yang betul betul kaya akan budaya, dan juga nilai-nilali luhur dari perayaan sekaten yang merupakan puncak peringatan Maulud Nabi Muhammad SAW bisa ditunjukan dari rangkain pasar malam Sekaten tersebut.

Hafid Lastito

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s