Milik siapa jalan ini?

Ketika saya membaca pikiran pembaca di harian Suara Merdeka edisi Sabtu 25 September 2010, sempat prihatin juga hati ini. Sebuah peristiwa yang akan membuat rakyat bertanya-tanya tenytang siapa sih pemilik jalan raya itu? apa mereka para pejabat dan penguasa negeri hingga rakyat selalu disisihkan dan semakin selalu yang disalahkan. Dalam kolom Pikiran Pembaca tersebut diceritakan tentang suatu kejadian dimana saat itu ada bebrapa iring-iringan mobil pejabat bernomer plat AA..XX yang sedang melintas di jalan dengan pengawalan yang ketat, sang penulis saat itu sedang melintas dan beliau pun sebagi warga negara yag baik ikut dan segera menepi untuk memberi jalan iring-iringan para pejabat itu agar lancar dalam perjalanannya. Kebetulan di depan sang penulis ada seorang tua renta menggunakan  sepeda onthel membawa barang dagangan yang terlihat sangat rowo atau bertumpuk-tumpuk. Kebetulan dibelakang bapak tua tersebut ada sebuah mobil yang oleh para pengawal para pejabat tersebut diminta dengan kasar untuk segera menyingkir. Tapi moil tersebut tidak segera menyingkir, karena jika ia tetap berpindah ke kiri tentu saja bapak tua yang bersepeda itu akan tertabrak. Tapi apa yang penulis Pikiran pembaca tresebut sungguh miris, dari dalam mobil plat merah kacanya terbuka dan seseorang didalmnya mengacungkan jari tengah nya kepada pengemudi mobil yang tidak mau menyingkir tadi.

Disini saya heran apakah semua pejabat di negeri kita tercinta ini seperti itu semuanya, semoga saja tidak. Apakah rakyat akan disalahkan ketika menggunakan fasilitas umum seperti jalan raya. Siapa yang mengabdi pada rakyat, pejabat mengabdi pada rakyat atau haruskah rakyat yang mengabdi pada pejabat dan para penguasa. Bukankah mereka juga dipilih karena jasa rakyat melalui proses pemilihan yang penuh persaingan………… Mungkin ini isa menjadi renungan bagi kita dan tentu saja para penguasa negeri ini untuk lebih bijak dan memahami untuk siapa mereka mengabdi….

Hafid Lastito

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s