Malioboro Oh Malioboro

Membaca dari salah satu surat kabar harian Yogyakarta beberapa hari lalu tentang pendapat dari masyarakat baik lokal maupun mancanegara terkait dengan polusi yang timbul di jantung kota Yogyakarta yaitu Malioboro, ada satu atau bahkan mungkin semua menganggap bahwa Jalan malioboro sekkarang sudah menjadi “pabrik parfum” atau disebut PT. Pesing tbk. Beberapa pendapat masyarakat mengungkapkan bahwa salah satu penyebab merebaknya “parfum” tersebut adalah berasal dari adanya keberadaan andong dengan kudanya yang sering “pipis sembarangan”.

Tapi asosiasi pengusaha andong melalui beberapa wakilnya mengatakan bahwa sebetulnya bukan hanya andong saja yang menjadi penyebab pencemaran udara tersebut, bahkan beberapa masyarakat mengatakan bahwa kebiasaan kencing sembarangan dan kesadaran menjaga lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya sekarang sudah sangat berkurang. Sehingga sebenarnya terjadinya pencemaran udara ini merupakan tanggung jawab bersama termasuk masyarakat dan pemerintah kota. menindak lanjuti peristiwa diatas maka Pemeriuntah Kota Yogyakarta sedang mengupayakan suatu program yang saat ini sedang diujicobakan untuk mengurangi pencemaran udara di kota Yogyakarta. Program tersebut adalah pengadaan popok untuk kuda para pelaku usaha andong itu sendiri.

Dalam realisasinya banyak para pengusaha andong yang mengajukan keberatan, karena setelah memakai popok tersebut, kudanya menjadi risih dan agak sulit untuk dikemudikan. Tapi demi menjaga kebersihan lingkungan, mereka setuju saja memamkaikan popok kepada kuda mereka, asalkan masyarakat juga dikenakan sanksi yang tegas jika ketahuan kencing sembarangan di seputar jalan malioboro yang notabene adalah menjadi pusat tujuan bagi wisatawan lokal maupun asing yang singgah di Kota Yogyakarta.

Oleh karena itu mari kita sebagai masyarakat dan tentunya bagi para stake holder seperti pemerintah ataupun LSM dan organisasi lingkungan, mari kita kampanyekan dan sosialisasikan dengan gencar terkait dengan kebersihan lingkungan. Mari kita jadikan kota kita sebagai kota yang nyaman untuk dihuni, kota yang nyaman untuk disinggahi dengan mencitrakan diri sebagi kota dengan lingkungan yang bersih terlebih dengan para penduduknya yang ramah dan bersahaja. Monggo..monggo..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s