Dalam kehidupan bermasyarakat pasti terkait secara langsung denga apa yang namanya sosial. Tulang punggung suatu masyarakat pedesaan pada umumnya adalah pemuda yang iasanya tergabung dalam suatu organisasi non formal dala suatu wadah apa yang disebut dengang “karang taruna”.

Tapi fenomena yang terjadi di beerapa desa yang terjadi adalah sangat minimnya kegiatan kepemudaan yang penuh keakraban, guyub dan penuh persaudaraan. Apa yang menjadi penyebab dari mulai lunturnya budaya yang penuh akan nilai-sosial ini adalah salah satunya regenerasi. Selain itu ada beberapa faktor internal keluarga yang mempengaruhi perilaku seorang anak yang membentuk karakter serta kepribadian yang kurang peka terhadap hal-hal yang terkait dengan sosial diakibatkan oleh konsep pendidikan yang diterapkan oleh orang tua mereka.

Orang tua yang terlalu sibuk dengan pekerjaannya terkadang lalai akan apa yang harus mereka lakukan kepada anaknya dalam hal ini terkait dengan nilai-nilai yang terkandung dalam ajaran kemasyarakatan. Dalam kondisi ini seorang anak terus menerus ditekan agar terus menerus melakukan apa yang menjadi kehendak orang tua yang cenderung membatasi ruang kembang seorang anak. Sehingga kepekaan anak terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam masyarakat tidak akan mereka dapatkan yang erdampak pada ilmu yang mereka dapatkan dalam pendidikan ormal kurang maksimal ketika nanti pada waktunya ilmu itu akan mereka amalkan.

Fenomena ini ternyata terjadi di beberapa desa di tempat saya tinggal sehingga yang kita lihat adalah suatu desa yang sepi akan kegiata kemasyarakatan. Disamping itu dukungan dari para masyarakat yang terlalu sibuk dengan kesibukannya sehingga tidak ada keselarasan kewajiban nya akan pembinaan terhadap masyarakat sekitar. Pernyataan tersebut saya kutip dari seorang toko masyarakat yang sangat prihatin dengan kondisi masyarakat sekarang, padahal semadyannya saat ini kita memutuhkan seorang pemimpin yang penuh akan nilai-nilai sosial kemasyarakatan, sorang pemimpin yang bisa mengabdi dengan tuus dan ikhlas kepada rakyat, masyarakat bangsa ini…………semoga apa yang menjadi cikal bakal lahirnya seorang pemimpin dari apa yang dinamakan dengan “Karang Taruna”  bisa tetap eksis ditengah masyarakat kita yang kita ini………..Karena bermasyarakat adalah merupakan nilai-nilai yang kental serta menjadi ciri khas masyarakat Yogyakarta… Maju terus Karang Taruna Yogyakarta, Maju Terus Yogyakarta ku, Selamat Ulang Tahun Jogjha semoga kau tetap ter-“Istimewa” untuku dan masyarakat luas…………..🙂

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s